Sunday, February 12, 2012

Pernyataan Cinta

    Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam
    kata
    Kusimpan kasih-Mu dalam dada
    Bila kucium harum mawar tanpa cinta-Mu
    Segera saja bagai duri bakarlah aku.
    Meskipun aku tenang, diam bagai ikan
    Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam
    lautan
    Kau yang telah menutup rapat dalam bibirku
    Tariklah misaiku dalam dekat-Mu.
    Apakah maksud-Mu?
    Mana aku tahu?
    Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam
    iringan ini selalu.
    Kukunyah lagi menahan kepedihan
    Mengenangmu bagai unta memamah biak
    makanan
    Dan bagai unta yang geram mulutku
    berbusa.
    Meskipun aku tinggal bersembunyi dan tidak
    bicara
    Di hadirat kasih aku jelas dan nyata.
    Aku bagai benih di bawah tanah
    Aku menanti tiada musim semi.
    Hingga tanpa napasku sendiri
    Aku dapat bernapas wangi
    Dan tanpa kepalaku sendiri
    Aku dapat membelai kepala lagi.
    [membujuk yang tercinta)

No comments:

Post a Comment